Endless Love
Hari minggu, tanggal 6 Maret 2011. Ada seorang wanita cantik yang baru
saja keluar dari gereja. Ketika dia sedang berjalan menuju tempat parkir mobil,
dia menabrak seorang laki-laki yang sedang berjalan dengan langkah yang cepat.
Dalam seketika, tas dan beberapa buku yang dibawanya terjatuh tepat dibawah
kaki pria itu. Tanpa basa basi mereka berdua langsung membereskannya. “maaf
mbak, saya tidak sengaja! Saya sedang terburu-buru.” Sembari mengembalikan
buku-buku itu. “ia tidak apa-apa, saya mengerti” suara lembut yang membuat
setiap pria ingin mengenalnya. “oya, perkenalkan saya fahmi!” pria itu
memperkenalkan diri. “ohh, saya maria!” jawabnya. Dari situlah mereka mengenal satu
sama lain. Fahmi yang ternyata seorang dokter, dan maria seorang psikiolog.
Setelah kejadian itu, mereka sering
bertemu! Baik di sengaja maupun tidak! Lambat laun mereka semakin dekat! Selama
beberapa kali pertemuan, fahmi merasa ada perasaan asing yang menyentuh
hatinya. Dia menemukan kecocokan antara dia dan maria. Selama berhari-hari ia tidak
bisa melenyapkan bayangan wajah maria dalam fikirannya! Sampai suatu saat ia sadar
bahwa rasa asing itu adalah cinta!
Disebuah restoran dekat klinik maria,
fahmi mengajak maria untuk makan siang bersama. Ditengah pembicaraan mereka,
fahmi memberanikan diri untuk menyatakan cintanya pada maria! maria tidak
menyangka bahwa fahmi akan melakukan hal ini pada dirinya! Karna maria
berfikiran fahmi tidak benar-benar mencintainya. Apalagi dengan adanya
perbedaan keyakinan antara mereka. Untuk meyakinkan diri, maria menunda
jawabannya dan meminta fahmi menunggu jawaban itu.
Setelah itu mereka sering jalanbersama,
maria mulai bisa menerima fahmi di hatinya.
Dan suatu hari, fahmi mengajak maria bertemu ibunya! Setelah sampai di rumah,
maria di sambut hangat oleh ibunda fahmi! mereka berbincang seolah-olah maria
adalah wanita yang cocok untuk fahmi. Tidak terasa waktu berjalan dengan cepat, maria
merasa ia harus segera pulang!
Keesokan harinya, ketika ibunda fahmi baru
saja pulang dari supermarket, ia melewati sebuah gereja! Di gereja itu ia
melihat ada seorang wanita yang mirip
dengan maria! dan ternyata ia benar itu adalah maria! ia bertanya-tanya sedang
apa maria disana? Ketika tiba dirumah, ibunda fahmi bertanya lebih jauh
tentang maria. dia kaget ketika
mendengar maria adalah seorang kristiani. Bagaimana jika nanti ia menikah
dengan putranya? Ia tidak mau mempunyai menantu seorang muallaf, karna ia takut
itu adalah kristenisasi!
Perlahan ibunda fahmi bicara pada fahmi,
ternyata ia meminta fahmi menjauhi maria, dan membatalkan niatnya untuk
menjadikan maria kekasihnya! Fahmi kaget, bingung! Apa yang membuat ibunya jadi
seperti itu? Bagaimana mungkin ia menarik kembali ucapannya? Ia mencoba
meyakinkan ibunya bahwa yang dikhawatirkan itu tidak akan terjadi, tapi ibunya
tetap tidak mau menerima maria! Tanpa bicara lagi, ibunya masuk ke dalam kamar, begitupula fahmi! Di dalam kamarnya, fahmi terdiam! Ia berfikir
keras! Dia tidak kuasa menentang ibunya. Ia bingung harus bagaimana, ia sedih,
takut, kecewa, dan tidak tau apa yang harus ia lakukan! Di sisi lain ia mencintai
maria, tapi di sisi lain ia juga tidak ingin mengecewakan ibunya!
3 pekan lamanya dia tidak menemui maria,
fahmi bingung, apa yang harus dia katakan. Karena dia sudah terlanjur
menyatakan perasaanya pada maria! di atas sejadah dia selalu berdo’a agar allah
memberikan jalan terbaik untuknya. “ya allah... telah banyak hari dalam hidup
ini dimana aku membeku dalam keraguan.. dan telah banyak malam yang rusak
karena kekhawatiranku! Sesungguhnya aku telah membiarkan yang kukhawatirkan
mengerdilkanku, dan yang kutakuti menguasaiku. Hanya ketegasan tindakan yang
akan membebaskanku! Ya allah... bantulah aku dalam meyelesaikan segala urusanku
dan menegaskan sesuatu yang harus segera aku tegaskan! Amin.... ” do’a yang
selalu dia panjatkan setiap dia bersujud dihadapan Allah SWT! Karena Cepat atau
lambat dia harus segera memutuskan! Sampai suatu hari dia telah menentukan
kelanjutan hubungannya.
Disebuah ruangan, fahmi bicara pada
maria. tanpa basa basi lagi, ia memutuskan untuk tidak lagi berhubungan dengan
maria, dia bilang “anggaplah kita tidak pernah mengenal satu sama lain, dan
pernyataan cintaku itu, anggaplah aku tidak pernah mengatakannya!” setelah
selesai bicara, fahmi pergi meninggalkan maria! dia tidak memberikan alasan
yang jelas. Dan yang pasti, dia meminta maria untuk tidak lagi menghubunginya!
Maria sangat shock! Ia seakan tidak percaya dengan apa yang terjadi! Pria yang
sudah terlanjur dicintai, kini pergi begitu saja! padahal maria ingin
memberitahu kabar gembira, bahwa dia telah menerima fahmi, dan memutuskan untuk
menjadi seorang muslim. Tapi fahmi mengecewakannya.
Selama berhari-hari maria tidak pergi ke
klinik, dia memilih untuk berdiam diri di rumahnya! Dia tidak mau makan, bahkan
segelas susu yang ada di atas meja dekat tempat tidurnya pun, tidak dia sentuh!
ibunya sangat khawatir! Dia tidak tau apa yang terjadi dengan putri sulungnya
itu, di tambah maria tidak mau bicara tentang apa yang sedang terjadi padanya. Sampai
kemudian maria jatuh sakit! Penyakit batu ginjalnya kambuh! dan maria harus
dilarikan ke rumah sakit! Tidak disangka, dokter memvonis maria mengalami gagal
ginjal! Maria harus secepatnya di operasi! Dia sangat membutuhkan pendonor! Dan
ternyata fahmi mengetahui hal ini, karna
Stella (sahabat maria) memberitahunya.
Fahmi tersentuh, dia berniat untuk
mendonorkan salah satu ginjalnya kepada maria! Karna fahmi berfikir walaupun
dia tidak bisa membalaskan cintanya pada maria, setidaknya dia bisa
menggantinya dengan ginjalnya! Fahmi tidak membicarakan hal ini pada ibunya,
karna dia tahu, ibunya akan melarangnya! Jadi dia memilih untuk menceritakan
hal ini pada ramond sahabatnya yang juga seorang dokter yang menangani maria!
Dia meminta agar ramond dan perawat yang menangani maria, tidak memberitahukan
identitas dirinya! Dan niat baik itupun terlaksana.
Setelah mendapatkan donor ginjal, dan
menjalani perawatan selama kurang lebih 2 pekan di rumah sakit, akhirnya maria
diperbolehkan pulang! Tapi ternyata di sisi lain fahmi juga jatuh sakit, asma
yang selama 5 tahun menghilang, sekarang muncul lagi, dan menyebabkan fahmi
harus dilarikan ke rumah sakit! Dokter bilang, fahmi mengalami gangguan pernafasan,
yang membuat dia sulit bernafas! Segala alat bantu telah di pasang di tubuhnya,
semua kerabatnya terutama ibunya, berdo’a untuk kesembuhan fahmi! Tapi ternyata
tuhan berkata lain, fahmi menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 11
agustus 2011. Jenazahnya di semayamkan dirumah duka yang berada tidak jauh dari
klinik maria.
Setelah dimakamkan, ramond (sahabat
fahmi) menemui maria untuk memberitahukan kabar kepergian fahmi. Ramond juga
memberitahu maria bahwa fahmi yang telah mendonorkan ginjalnya untuk maria.
Ketika maria mengetahui hal itu, dia sangat shock! Dia menangis tiada henti.
Perasaannya bercampur aduk! sedih, kaget, terharu, kehilangan! Dia sangat
terpukul. Tapi ia juga masih bertanya-tanya dalam hati, apa alasan fahmi
meninggalkannya? Saat itu juga dia meminta ramond untuk mengantarnya ke rumah
fahmi.
Ketika baru saja menginjakkan kaki ke
rumah fahmi, maria sudah disambut dengan cacian dan makian dari ibunda fahmi!
Ibunya mengira bahwa maria yang menyebabkan kepergian fahmi. Dan ibunya berkata kalau saja fahmi tidak pernah mengenal maria, mungkin dia
masih hidup hingga saat ini! Maria semakin merasa bersalah, seandainya saja dia
tahu bahwa fahmi yang mendonorkan ginjal untuknya, dia lebih memilih untuk
mati, Jika memang tidak ada lagi donor ginjal untuknya. Maria meminta ramond
untuk mengantarnya ke makam fahmi, karna dia fikir, jika dia terus berada di
rumah fahmi, itu semakin memperburuk keadaan!
Ketika tiba di makam, ramond teringat
pada sepucuk surat yang dititipkan fahmi untuk maria sebelum dia meninggal. Dia
menitipkan surat itu untuk maria! maria membacanya di atas makam fahmi.
Kesunyian semakin menambah haru suasana. Sepi, senyap, tidak ada yang bicara.
Yang terdengar hanyalah suara isak tangis wanita yang sedang duduk bersimpuh di
samping makam kekasihnya.
“maria.. maafkan aku! aku pergi begitu saja, maaf karna aku tidak
bisa meneruskan hubungan kita! Aku
yakin, kamu pasti mengerti akan hal ini. Semua yang telah aku berikan itu
adalah bukti cintaku untukmu! Walaupun
aku tidak bisa bersamamu, tapi bagian dari ragaku akan selalu berada didalam tubuhmu,
selamanya! Jagalah pemberian dariku, sebagaimana aku menjaga cinta kita!
Aku mencintaimu, sekarang! Mudah-mudahan sampai nanti! Love you always!
“KHAIRUL FAHMI “
Surat yang membuat maria semakin terpukul.
ternyata cinta fahmi begitu besar, hingga dia rela memberikan segalanya demi
maria! Air mata maria membasahi lembaran kertas. Dia tidak henti-hentinya
mengusap batu nisan yang bertuliskan “Khairul fahmi” dia benar-benar tidak sanggup mengahadapi
semua ini, karna dia begitu mencintai fahmi!
Maria menangis tiada henti, dia terus
berbicara seakan dia sedang memarahi fahmi, ‘kenapa kamu pergi tanpa pamit?
Kenapa kamu tinggalkan aku? kenapa kamu membiarkan aku melewati semua ini
sendirian? Dan kenapa kamu tidak membiarkan aku mengatakan perasaanku yang
sebenarnya? Ya tuhaann.. Kenapa engkau begitu cepat memanggilnya? Kenapa engkau
tidak membiarkan aku dan dia bersatu? Kenapa tuhan?’ ramond berusaha
menenangkan maria, tapi dia terus menangis. Ketika ramond akan mengajaknya
pulang, maria meminta pertolongannya ”ajar, ajari aku islam! Ajari aku
bagaimana cara mengucapkan syahadat! Aku ingin membuatnya tersenyum diatas
sana. Aku ingin membuatnya bangga. Ajari aku ramond.. ajari aku!” sebenarnya
ramond sedikit ragu, tapi ramond tidak bisa berkata apa-apa. Kemudian dia
menuntun maria mengucapkan 2 kalimat syahadat. Dia atas makam fahmi, maria
mengucapkan “asyhaduanla ilaaha illallah wa asyhaduanna muhammadarrasulullah”
setelah itu dia menaburkan bunga dan menyiramkan air diatas makam fahmi. Dan
dia berjanji akan menjadi wanita muslim yang baik.
“ maria memilih untuk tidak menikah
seumur hidupnya, dan lebih memperdalam ajaran agama islam sesuai yang telah ia
janjikan kepada fahmi”
THE END...
Thanks for reading.. :)
Created by : R. Diah Ginanjar
Komentar
Posting Komentar